Jumat, 01 November 2019

Bunsay Level 7, Tantangan Hari ke-9, Toko Sparepart Online



Toko Sparepart Online

Setelah perbandingan harga di beberapa pusat perbelanjaan grosir sparepart di daerah tangerang. Kami hanya berani stok barang 1-2pcs per item. Tidak berani stok banyak, karena kami juga masih meraba pangsa pasar.

Setelah berbelanja, barang difoto satu persatu. Mulai upload di status dan grub FB komunitas. Dalam hitungan semalam barang yang kami beli, sudah berpindah kepemilikan. Mau tidak mau membuat kami keesokan harinya berbelanja kembali (mumpung masih di tangerang). Dalam kurun waktu seminggu kami di tangerang, 5 kali bolak balik berbelanja. Sampai kami pulang ke semarang, mobil penuh sparepart yang sudah dibayar lunas oleh para pembeli.


Waktu itu kami pribadi sempat kaget, tidak percaya. Kenapa bisa antusiasnya seperti ini. Sebelum kami berjualan sparepart, kami (saya) baju, hijab, peralatan rumah tangga dll via online, tetapi baru kali ini merasakan hak yang cukup mengherankan buat kami. Kasarannya seminggu laku 1 barang itu sudah alhamdulillah. Lha ini sekalinya upload langsung sold out.

Dalam menjalankan usaha ini, kami tidak mengenal hutang maupun piutang. Semuanya kami beli secara cash dan kami jual pun secara cash juga. Jadi setiap barang yang di-upload, kalau ada yang berkenan yang harus langsung transfer. Nach barang baru kami kirim setelah sampai di semarang (menghemat ongkos kirim). Mungkin bisa dibilang jastip (jasa titip).

Ketika pulang ke semarang, selain membawa pesanan, kami juga membawa sparepart untuk stok, jaga-jaga kalau ada yang mau. Benar saja, sampai di rumah stok sparepart kami, ludes semua. Sempat berpikir apa ini yang dinamakan personal branding. Kok efeknya sedemikan rupa buat kami pribadi.

0 komentar:

Posting Komentar